Berita

Saat Ini Neymar Sangat Ingin Bermain Bersama Hazard

Saat Ini Neymar Sangat Ingin Bermain Bersama Hazard

Saat Ini Neymar Sangat Ingin Bermain Bersama Hazard - Zinedine Zidane saat ditanya tentang keinginan Neymar agar bermain dengan Eden Hazard. Apa kata pelatih Real Madrid tersebut?

Winger Chelsea, Hazard, sangat sering dikaitkan dengan Madrid. Si pemain secara terbuka telah juga mengimpikan dilatih oleh Zidane.

Situasi tersebut semakin menarik pada saat Neymar mau bermain dengan Hazard. Terlebih, Neymar juga pernah dikabarkan akan menjadi incaran Madrid sejak meninggalkan Barcelona menuju Paris Saint-Germain.

"Ya, itu adalah impian banyak pemain, juga, karena mereka tahu bahwa ini (Madrid) adalah klub yang sangat penting, banyak yang ingin menuntaskannya di klub ini dan itu normal, tetapi kemudian kami akan melihat apa yang akan terjadi," ujar Zidane saat ditanya keinginan Neymar untuk bermain bareng Hazard, yang dikutip dari AS.

Madrid dikabarkan segera melakukan perombakan besar untuk musim depan. Gareth Bale, Luka Modric, Marcelo, serta Toni Kroos merupakan nama-nama yang disebut-sebut akan masuk ke dalam daftar jual.

Baca Selengkapnya

Jumlah Gol Salah Telah Menyamai Fowler dan Suarez

Jumlah Gol Salah Telah Menyamai Fowler dan Suarez

Jumlah Gol Salah Telah Menyamai Fowler dan Suarez - Mohamed Salah telah mencetak lebih dari 20 gol di Liga Inggris pada 2 musim beruntun dengan Liverpool. Raihan tersebut membuat hasilnya menyamai Robbie Fowler serta Luis Suarez.

Salah mendapatkan 2 gol pada saat Liverpool menang 5-0 atas Huddersfield Town di Anfield, Sabtu (27/4/2019) dini hari WIB. Tambahan 3 poin di pekan ke-36 ini membawa The Reds ke puncak klasemen dengan jumlah 91 poin menggusur Manchester City dengan keunggulan 2 angka.

Keberhasilan Salah dalam membobol gawang Jonas Lossl mengantarkannya dalam sementara menjadi pencetak gol terbanyak di Premier League dengan torehan 21 gol. Menurut Opta, catatan gol itu juga membuat pemain asal Mesir tersebut berhasil mencetak lebih dari 20 gol di Liga Inggris dalam 2 musim beruntun.

Di musim lalu, pria 26 tahun tersebut menjadi top scorer Liga Inggris dengan torehan 32 gol. Torehannya tersebut menyamai apa yang dilakukan oleh Fowler dengan Suarez.

Fowler sukses mencetak lebih dari 20 gol untuk Liverpool di Liga Inggris pada 2 musim beruntun di musim 1994/1995 dan 1995/1996. Pada musim 1994/1995, dia mengemas 25 gol dari 42 laga. Sedangkan semusim berselang, legenda sepakbola Inggris tersebut membuat 28 gol dari 38 laga.

Suarez melakukan hal yang sama pada saat berseragam Si Merah di musim 2012/2013 dengan 23 golnya, dan juga di musim 2013/2014, saat dia menjadi top scorer dengan koleksi 31 gol pada kompetisi tertinggi Negeri Tiga Singa. 

Baca Selengkapnya

Juventus Masih Tetap Bermain Ngotot, Inter Milan Harus Waspada

Juventus Masih Tetap Bermain Ngotot, Inter Milan Harus Waspada

Juventus Masih Tetap Bermain Ngotot, Inter Milan Harus Waspada - Juventus baru saja memastikan gelar scudetto serta tetap akan lanjut melawan Inter Milan. Bianconeri tetap tampil ngotot meski hasil laga tidak akan berpengaruh apapun terhadap Juventus.

Juventus juga sudah memenangi scudetto yang kedelapan secara beruntun di akhir pekan lalu. Keberhasilan itu tak akan bikin Si Nyonya Tua santai.

Gelandang Juventus, Rodrigo Bentancur, mengatakan jika timnya akan tetap main agresif pada saat bertandang ke markas Inter di Giuseppe Meazza, Minggu (28/4/2019) dinihari WIB. Performa Bianconeri pada laga tersebut akan menunjukkan tentang kelayakan Juventus memenangi scudetto.

"Kami harus menghadapi Inter dengan semangat yang sama seperti yang kami tunjukkan sejauh ini. Scudetto sudah menjadi milik kami, tetapi kami harus menunjukkan mengapa kami memenanginya," ujar Bentancur kepada Sky Sport. 

"Di Giuseppe Meazza, saya mengharapkan Juventus yang sangat agresif, dengan banyak penguasaan bola dan beberapa peluang mencetak gol," tambahnya.

"Tapi itu adalah salah satu pertandingan yang tidak dapat diprediksi, seperti derby dan pertandingan melawan tim besar lainnya. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus di stadion besar macam itu," tuturnya.

Di sisi lain, Inter Milan saat ini juga sangat butuh kemenangan agar dapat menjaga posisinya di 4 besar. Tim besutan Luciano Spalletti sekarang berada di posisi ketiga dengan 61 poin, unggul 5 angka dari Atalanta yang berada di posisi kelima.

Baca Selengkapnya

Kualifikasi Piala Asia U-16 2020, Indonesia Menjadi Tuan Rumah

Kualifikasi Piala Asia U-16 2020, Indonesia Menjadi Tuan Rumah

Kualifikasi Piala Asia U-16 2020, Indonesia Menjadi Tuan Rumah - Indonesia segera menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Asia U-16 2020. Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, mengatkaan ini adalah sebuah bukti kepercayaan publik Asia terhadap PSSI.

"Ini sebuah kehormatan bagi kami dan kembali menjadi bukti bahwa PSSI telah mendapatkan kepercayaan penuh dari publik internasional, dalam hal ini Asia, untuk menghelat gelaran sepakbola antarnegara Asia," ujar Tisha, yang dikutip melalui situs resmi PSSI.

Kepastian tersebut tertuang pada surat yang disampaikan oleh Konfederasi Sepakbola Asia (AFC). Surat itu telah ditandatangani oleh Direktur Kompetisi AFC Shin Man Gil pada tanggal 18 April 2019.

Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Ada juga Myanmar, Laos, Singapura serta Vietnam, yang akan menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 dari Zona Timur. 

Kelima negara tuan rumah tersebut secara otomatis segera ditempatkan di grup yang berbeda pada pengundian grup, yang segera dilakukan oleh AFC.

Indonesia sebelumnya juga telah pernah ditunjuk untuk menjadi tuan rumah turnamen internasional pada tahun 2018. Turnamen-turnamen itu adalah AFF Girls Championship, AFF U-16 Championship, AFF Woman Championship, AFF U-19 Championship, AFF Futsal Championship, AFF Club Futsal Championship, AFC Club Futsal Championship, AFF Beach Soccer Championship, AFC U-19 Championship, serta yang terakhir adalah Asian Games.

Baca Selengkapnya

Piatek Sudah Sejajar dengan Bierhoff Setelah Bobol Gawang Empoli

Piatek Sudah Sejajar dengan Bierhoff Setelah Bobol Gawang Empoli

Piatek Sudah Sejajar dengan Bierhoff Setelah Bobol Gawang Empoli - Krzysztof Piatek sekarang telah menyejajarkan dirinya dengan Olivier Bierhoff. Menyusul kontribusinya pada kemenangan AC Milan atas Empoli dengan skor 3-0.

Piatek terus menunjukan ketajaman sejak didatangkan Milan musim dingin lalu dari Genoa. Terakhir pesepakbola yang berasal dari Polandia itu mencetak gol pembuka Rossoneri ke gawang Empoli pada laga di San Siro, Sabtu (23/2/2019) dinihari WIB.

Ini merupakan kali keempat beruntun Piatek dapat mencetak gol pada Liga Italia pada saat di mainkan sejak menit awal. Torehan tersebut membuat dia telah menyamai pencapaian Bierhoff.

Dilansir dari Opta, Bierhoff merupakan seorang pemain terakhir sebelum Piatek yang mengemas 4 gol di 4 laga awalnya menjadi starter di Milan. Mantan pesepakbola Jerman tersebut melakukannya di musim 1998/1999.

Saat itu, Bierhoff yang baru dibeli Milan dari Udinese dapat mengemas 5 gol dan 1 assist di 4 laga awalnya di San Siro.

Sementara Piatek sendiri sekarang total sudah mengemas 7 gol bagi Milan dari 6 laga bersama dengan Milan di semua ajang. Kegemilangnya tersebut  juga sekaligus membawa Il Diavolo perlahan merangsek ke 4 besar di Serie A dan juga melaju ke semifinal Coppa Italia.

Franck Kessie dengan Samu Castillejo menambah gol-gol Milan pada dalam 16 menit. Dengan kemenangan atas Empoli, Milan dapat bertahan di peringkat keempat klasemen sementara setelah mendulang 45 poin, tertinggal 1 poin dari Inter Milan serta unggul 4 poin dari AS Roma.

Baca Selengkapnya

Wanda Nara Dikatakan Telah Memberi Pengaruh Buruk bagi Icardi

Wanda Nara Dikatakan Telah Memberi Pengaruh Buruk bagi Icardi

Wanda Nara Dikatakan Telah Memberi Pengaruh Buruk bagi Icardi - Wanda Nara dinilai telah memberikan pengaruh yang sangat buruk dengan karier Mauro Icardi. Jika tidak juga menyadarinya, masa depan Icardi diprediksi segera suram.

Icardi dicoret menjadi seorang kapten Inter Milan. Sejak itu, dia tidak muncul lagi bersama tim dengan alasan lututnya yang mengalami inflamasi. 

Tetapi, tidak sedikit yang menilai terdapat keretakan dengan klub pada saat ini. Dikatakan bermula dari ulah istri, Wanda, yang dinilai sangat vokal.

Mantan agen Icardi, Abian Morano melakukan buka-bukaan. Ia mengaku sosok Icardi sangat berubah sejak menjadikan istrinya tersebut menjadi agen.

"Icardi berubah total sejak Wanda datang ke dalam kehidupannya. Sebelumnya, dia sangat rendah hati, penuh konsentrasi, dan memiliki hasrat besar untuk tumbuh serta berkembang," kata Aban kepada Sport dilansir Football Italia.

"Pandangan dia tentang hidup berubah dengan cara yang menurut saya salah. Sejujurnya, saya tak terkejut dengan apa yang terjadi. Saya sempat bekerja dengan istrinya dalam jangka waktu pendek dan langsung merasakan perbedaan sikap (dari Icardi)."

"Dia terisolasi. Perubahan hidupnya ini bisa membuat masa depan kariernya dalam berbahaya," ujarnya.

Morano sangat menyayangkan situasi tersebut. Padahal, Icardi memiliki sebuah kualitas yang sangat istimewa. 

"Dia pasti akan meninggalkan Inter. Saya percaya dengan penanganan yang tepat, Icardi bisa menjadi pemain nomor 9 terbaik, malah bisa turut dalam persaingan sepatu emas," kata dia.

Baca Selengkapnya

AS Roma Sangat Suka Menyulitkan Diri Sendiri Saat Bertanding

AS Roma Sangat Suka Menyulitkan Diri Sendiri Saat Bertanding

AS Roma Sangat Suka Menyulitkan Diri Sendiri Saat Bertanding - Eusebio Di Francesco terus menyoroti permainan AS Roma pada saat mengalahkan Frosinone. Giallorossi dikatakannya terlalu banyak kesalahan.

Tandang ke Stadio Benito Stirpe di pertandingan pekan ke-25 Liga Italia, Minggu (24/2/2019) dini hari WIB, Roma telah kebobolan saat pertandingan berjalan 5 menit. Kesalahan dari Steven Nzonzi dengan Robin Olsen menghasilkan gol untuk Camillo Ciano.

Roma juga telah sempat bangkit serta berbalik unggul sesudah Edin Dzeko serta Lorenzo Pellegrini mencetak gol dalam rentang waktu 72 detik. Tetapi gol dari Andrea Pinamonti di menit ke-80 membuat skor kembali imbang.

Saat laga seperti akan berakhir seri, Roma dapat mencetak gol. Dzeko menjebol gawang Frosinone di menit ke-95 untuk memberikan Roma kemenangan dengan skor akhir 3-2.

Setelah pertandingan, Di Francesco menyoroti performa Roma yang dapat dikatakan angin-anginan. Roma dikatakannya membuat terlalu banyak kesalahan yang akhirnya menyulitkan diri sendiri.

"Tentu saja saya lebih memilih performa yang berbeda, tapi ini adalah periode sulit dan kondisi yang berangin juga tidak membantu tim untuk memainkan sepakbola yang bagus," kata Di Francesco kepada DAZN dan Sky Sport Italia seperti dikutip Football Italia.

"Frosinone memperjuangkan setiap poin untuk menyelamatkan diri dari degradasi dan saya tahu seperti apa rasanya. Kami membuat terlalu banyak kesalahan dan harusnya mendekati pertandingan dengan lebih baik karena kami berisiko imbang atau bahkan kalah."

"Ada saja cara kami untuk membuat segalanya jadi lebih rumit dengan gangguan. Positifnya adalah malam ini kami menang, tapi saya sungguh berharap kami bisa mulai bermain jauh lebih baik."

"Kami harus lebih baik dan tidak boleh terus-terusan tampil seperti ini," tambahnya menegaskan.

Menang atas Frosinone, Roma terus menjaga jarak dengan 4 besar. Daniele De Rossi dkk menempati peringkat kelima dengan jumlah 44 poin dari 25 laga, terpaut 1 angka dari AC Milan yang terdapat pada urutan keempat.

Baca Selengkapnya

Saat Ini Mourinho Sangat Mendukung Wenger Jadi Manajer Terbaik

Saat Ini Mourinho Sangat Mendukung Wenger Jadi Manajer Terbaik

Saat Ini Mourinho Sangat Mendukung Wenger Jadi Manajer Terbaik - Jose Mourinho ternyata memiliki respek yang sangat besar untuk Arsene Wenger. Pria berjuluk The Special One tersebut menganggap Wenger merupakan salah satu manajer sepakbola terbaik.

Mourinho dengan Wenger merupakam 2 orang manajer yang memiliki catatan rivalitas sengit pada Liga Inggris. Saat Mourinho melatih Chelsea dengan Wenger membesut Arsenal, keduanya sangat sering perang kata-kata, bahkan saling mendorong di pinggir lapangan.

Menilik prestasi, karier Mourinho lebih mengilap daripada Wenger. Bahkan pada suatu momen, Mourinho pernah mengatakan kalau Wenger merupakan spesialis kegagalan, sebab tidak dapat membawa Arsenal juara Liga Inggris dari tahun 2004.

Di balik tersebut semua, Mourinho ternyata tetap menaruh hormat setinggi-tingginya terhadap Wenger. Ia bahkan mengatakan manajer asal Prancis tersebut meurpakan salah satu yang terbaik di sepakbola.

"Ada beberapa episode yang kami lewati sepanjang perjalanan itu. Saya hanya bisa berbicara sendiri. Saya sangat menikmati persaingannya, tapi tetap selalu ada respek sesungguhnya," kata Mourinho dikutip Sky Sports.

"Dia membuat banyak sejarah bersama klub itu. julukannya ada di sana, The Invincibles. Luar biasa. Filosofi melatihnya, tim yang nyaris sempurna. Dia adalah salah satu manajer terbaik dalam sejarah sepakbola," tambah manajer asal Portugal tersebut.

Wenger besar bersama dengan Arsenal. Selama 22 tahun melatih The Gunners, manajer berjuluk The Professor tersebut 17 trofi meliputi 3 trofi Liga Inggris, yang mana tahun 2003/2004 gelarnya diraih dengan status tidak terkalahkan (invincibles).

Wenger juga baru saja mendapatkan gelar Lifetime Achievment dari Laureus Award di Monako, Senin (18/2) waktu setempat. Pria yang telah berusia 69 tahun tersebut sekarang dikabarkan telah siap kembali turun gunung menjadi seorang pelatih.

Baca Selengkapnya

Hanya Karena Wasit Perempuan, Televisi Iran Batal Siarkan Bundesliga

Hanya Karena Wasit Perempuan, Televisi Iran Batal Siarkan Bundesliga

Hanya Karena Wasit Perempuan, Televisi Iran Batal Siarkan Bundesliga - Televisi Iran telah membatalkan siaran langsung duel 2 tim Bundesliga, Bayern Munich dengan Augsburg. Karena, laga tersebut dipimpin oleh wasit perempuan, Bibiana Steinhaus. 

Stasiun penyiaran milik pemerintah Iran, IRIB, yang telah membatalkan siaran pertandingan antara Augsburg dengan Bayern pada Jumat (15/2/2019). Laga tersebut berakhir dengan kemenangan Bayern 3 - 2. 

"Televisi pemerintah IRIB menghapus program dengan pemberitahuan singkat," kicau singkat media Jerman, Bild yang dikutip Mirror. 

Jurnalis Iran juga melaporkan pembatalan tersebut diumumkan beberapa menit saat menjelang pertandingan. Keputusan tersebut juga membuat fans menjadi sangat kecewa. 

Sampai dengan saat ini belum terdapat klarifikasi resmi dari IRIB. Kabarnya, pembatalan tersebut terkait dengan kostum yang dipakai oleh Bibiana. 

Bibiana bukan wasit baru di Bundesliga. Perempuan 39 tahun tersebut telah memimpin laga di liga kasta tertinggi Jerman tersebut dari September 2017. 

Dia tercatat menjadi seorang wasit perempuan pertama di Bundesliga. Bibiana menandai debutnya di Bundelsiga dengan cara mepimpin pertandingan Hertha Berlin melawan Werder Bremen yang berakhir dengan skor seri 1 - 1. 

Bibiana juga pernah memimpin laga penting pada ajang internasional. Di antaranya, Piala Dunia U-20 putri pada 2008 serta 2010, Piala Dunia putri 2020, final Olimpiade sepakbola putri di London antara Jepang serta Amerika Serikat.

Baca Selengkapnya